Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR, Jefry Romdonny: Rampak Gendang sebagai Cerminan Nilai Bangsa

MAJALENGKA — Para budayawan dan penikmat budaya Sunda di Kabupaten Majalengka mengikuti kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI yang diselenggarakan pada Rabu, 10 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi ruang dialog antara nilai kebangsaan dan kearifan lokal sebagai fondasi persatuan bangsa.

Dalam kegiatan tersebut, anggota MPR RI selaku narasumber utama menegaskan bahwa budaya rampak gendang merupakan contoh nyata pengamalan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan dalam kehidupan masyarakat. Menurutnya, harmoni yang tercipta dari permainan gendang secara bersama-sama mencerminkan semangat persatuan dalam keberagaman.

Bacaan Lainnya

“Rampak gendang mengajarkan bahwa perbedaan bunyi dan peran justru melahirkan keindahan saat dimainkan bersama. Inilah gambaran Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan semangat NKRI dalam bentuk budaya,” ujar Jefry.

Ia menjelaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan—Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—tidak hanya dipahami sebagai konsep politik dan konstitusional, tetapi juga hidup dan tumbuh dalam praktik budaya masyarakat, khususnya budaya Sunda.

Kegiatan sosialisasi ini mendapat sambutan hangat dari para budayawan dan pelaku seni. Materi yang disampaikan dinilai mampu mengaitkan nilai kebangsaan dengan tradisi lokal yang sudah akrab dengan kehidupan masyarakat sehari-hari.

Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif mengenai peran budaya daerah dalam menjaga jati diri bangsa, menolak disintegrasi, serta memperkuat persatuan Indonesia di tengah arus globalisasi dan modernisasi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para budayawan dan penikmat budaya Sunda di Majalengka semakin berperan aktif dalam melestarikan budaya sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda sebagai bagian dari pembangunan karakter bangsa.***(kodir)

Pos terkait