LAMONGAN, BUSERJATIM.COM,- Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lamongan sukses gelar panen perdana petik melon di rumah kaca Desa Sendangharjo, Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan Rabu (28/1/2026) pukul 08.20 sd selesai.
Acara yang dihadiri berbagai unsur pemangku kepentingan juga diakhiri dengan simbolis penyerahan rombongan usaha untuk pemberdayaan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Perwakilan Bupati Lamongan yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Moh Nalikan,M,M. Ketua Baznas Kabupaten Lamongan Bambang Eko Muljono, S.H, Sp,N,M.Hum,MM, Perwakilan Baznas Provinsi Jawa Timur dr Ahsanul Haq, Kepala KUA Brondong Akhyar, Camat Brondong Nurul Khumaidah, S.H, M.M, Kapolsek Brondong AKP Ahmad Zainuddin S.H, Danramil Brondong Lettu M.Amin, Ketua MUI, Kepala Desa se-Kecamatan Brondong, serta perwakilan Ibu-ibu PKK.

Acara dibuka dengan penyanyian lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa. Camat Brondong Nurul Khumaidah,S,H, M,M. dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Baznas Provinsi dan Kabupaten Lamongan. “Semoga ini menjadi ikon panen perdana di Desa Sendangharjo dan percontohan bagi desa lain. Kami sangat mendukung dan siap bersinergi untuk mengembangkan program serupa di Kecamatan Brondong,” ucapnya.
Ketua Baznas Kabupaten Lamongan Bambang Eko Muljono S,H, Sp,N, M,Hum MM, menjelaskan bahwa program pertanian melon ini dibiayai dari dana infaq sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat. “Alhamdulillah, bantuan di Kabupaten Lamongan telah memenuhi target. Bagi warga yang memiliki anak yang belum sekolah, silakan segera berkomunikasi agar anak tersebut dapat menempuh pendidikan. Selain itu, kami juga telah membagikan rombongan usaha,” jelasnya.
Perwakilan Baznas Provinsi Jawa Timur dr.Ahsanul Haq, mengapresiasi pencapaian Baznas Kabupaten Lamongan yang mencatatkan jumlah dana infaq terbanyak di provinsi. Ia menyampaikan bahwa pihaknya akan memprioritaskan bantuan bagi lansia tunggal usia 60 tahun ke atas, dengan dana dari infaq dan sedekah Aparatur Sipil Negara (ASN). “Kami berharap program-program seperti pembagian rombongan usaha dan bedah rumah tidak layak huni dapat terus diterapkan secara luas di Kabupaten Lamongan,” tambahnya.
Sekda Lamongan Moh Nalikan, M,M. menyampaikan bahwa dalam waktu 1 bulan 8 hari, program melon telah menghasilkan hasil panen yang memuaskan. “Ini membuktikan efektivitas penggunaan dana infaq dan sedekah ASN Kabupaten Lamongan. Semoga ASN semakin maju, dan perkembangan Baznas terus berlanjut dengan didukung nilai-nilai keagamaan. Selain melon, kami juga telah menjalankan program ternak ayam petelur dan kambing yang akan terus dikembangkan,” ujarnya.
Pada akhir acara, dilakukan simbolis penyerahan rombongan usaha yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat lokal dan menjadi bukti nyata pemanfaatan zakat, infaq, dan sedekah untuk kesejahteraan bersama.(im)






