Kasad Beri Pengarahan kepada Personel Kodam III/Slw Secara Virtual, Tekankan Profesionalisme dan Kesejahteraan Prajurit

Majalengka – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) memberikan pengarahan kepada seluruh personel jajaran Kodam III/Siliwangi melalui kegiatan video conference dan tatap muka yang digelar di Aula Sindang Kamulyan Kodim 0617/Majalengka, Jalan KH Abdul Halim No. 403, Kelurahan/Kecamatan Tonjong, Kabupaten Majalengka, Selasa (24/2/2026).

 

Kegiatan tersebut diikuti jajaran prajurit dan PNS TNI AD di lingkungan Kodim 0617/Majalengka dengan penuh khidmat. Hadir dalam kegiatan tersebut Kasdim 0617/Majalengka Mayor Inf Sugiyanto, para Perwira Seksi (Pasi), para Danramil jajaran, perwakilan anggota, perwakilan PNS, serta perwakilan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVIII Kodim 0617/Majalengka.

 

Dalam arahannya, Kasad menyampaikan bahwa Angkatan Darat menjadi institusi dengan tingkat kepercayaan publik yang konsisten tinggi selama tiga tahun terakhir, dengan angka survei berada di atas 90 persen. Ia meyakini capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh prajurit di lapangan.

 

“Tugas pokok TNI AD adalah mempertahankan negara dan bangsa dengan konsep pertahanan rakyat semesta. Negara harus hadir untuk masyarakat, dan masyarakat harus selalu siap mendukung kegiatan kita,” tegasnya.

 

Kasad juga menekankan pentingnya perencanaan program yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, program pemerintah memerlukan proses dan evaluasi, bahkan hasilnya baru dapat terlihat setelah dua tahun berjalan.

 

Beberapa program prioritas yang terus dilaksanakan di antaranya pembangunan sarana air bersih dan jembatan. Ia menyampaikan bahwa setiap Korem minimal membangun 10 hingga 20 jembatan guna membantu mobilitas dan perekonomian masyarakat.

 

Selain itu, perhatian terhadap kesejahteraan prajurit juga menjadi fokus utama. Kondisi Tabungan Wajib Perumahan (TWP) disebut dalam keadaan sehat, dan prajurit yang gugur maupun mengalami cacat mendapatkan rumah. Program perbaikan rumah rusak berat juga dilaksanakan setiap tahun, serta hak-hak prajurit seperti BPD telah dibayarkan seluruhnya.

 

Kasad mengingatkan bahwa sebagai prajurit, tanggung jawab utama tetap pada profesionalisme militer. Prajurit diminta menjaga kemampuan fisik melalui latihan yang serius dan menjaga kesehatan, mengingat banyak usia muda yang mulai terserang penyakit.

 

“Dengan iman dan ketakwaan sebagai dasar, prajurit akan kuat, selalu bersyukur, dan mampu menjalankan tugas dengan baik,” ujarnya.

 

Di akhir pengarahan, Kasad optimistis program-program TNI AD akan terealisasi secara bertahap sehingga TNI AD semakin maju dan kebutuhan dasar prajurit dapat terpenuhi sedikit demi sedikit. (Pendim_0617)

Pos terkait