BOGOR – Di tengah padatnya arus lalu lintas Operasi Ketupat Lodaya 2026, kesigapan anggota Sat Lantas Polres Bogor kembali teruji. Tak hanya mengatur kelancaran jalan, petugas di lapangan dengan cepat mengevakuasi dan memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan lalu lintas di jalur Puncak.
Korban segera dibawa ke ruang kesehatan Pos Terpadu Gadog untuk mendapatkan penanganan medis intensif dari tim kesehatan yang telah disiagakan. Dalam suasana yang penuh empati, terlihat petugas kepolisian bahu-membahu bersama tenaga medis memastikan korban mendapatkan perawatan terbaik agar kondisinya segera stabil.
Kasat Lantas Polres Bogor, IPTU Afif Widhi Ananto, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menyatakan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas utama dalam operasi kemanusiaan ini.
“Kami telah menginstruksikan seluruh personel di lapangan untuk selalu peka dan responsif terhadap segala situasi darurat. Kehadiran Pos Terpadu Gadog bukan sekadar pusat pengamanan, tetapi juga tempat perlindungan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan medis darurat seperti ini. Kami pastikan setiap warga yang mengalami kendala di jalan akan kami tangani secara cepat dan humanis,” tegas IPTU Afif Widhi Ananto.
Penanganan korban laka lantas ini menjadi bukti nyata fungsi vital Pos Terpadu Gadog. Fasilitas yang tersedia meliputi:
* Tim Medis Standby: Perawat dan dokter yang siap menangani keluhan kesehatan pemudik hingga tindakan darurat.
* Peralatan Medis Dasar: Ruang perawatan sementara yang dilengkapi dengan peralatan P3K memadai.
* Evakuasi Lanjutan: Koordinasi cepat dengan unit ambulans jika korban memerlukan rujukan ke rumah sakit terdekat.
Langkah responsif ini menuai apresiasi dari masyarakat yang melihat langsung dedikasi Polri dalam menjaga keamanan sekaligus memberikan rasa nyaman.
Sat Lantas Polres Bogor juga kembali menghimbau agar para pengendara selalu berhati-hati, menjaga jarak aman, dan segera beristirahat di pos terpadu gadog atau pos terdekat jika merasa kelelahan atau kurang sehat.






