Paguyuban Pedagang Pasar Bawah Turen Layangkan Aspirasi Tertulis, Desak Penertiban Pedagang Liar

MALANG | BUSERJATIM.COM – Paguyuban Pedagang Pasar Bawah Turen secara resmi melayangkan surat aspirasi kepada Kepala Pasar Turen dengan disertai pembubuhan tanda tangan para pedagang. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi pasar yang dinilai semakin semrawut dan membutuhkan penataan serius.

Dalam surat tersebut, paguyuban menyampaikan beberapa poin penting. Di antaranya meminta pihak pengelola pasar segera melakukan penertiban terhadap pedagang yang berjualan di badan jalan dan area lahan parkir. Selain itu, mereka juga mendesak agar pihak pasar bersikap tegas dalam menata seluruh pedagang demi menciptakan rasa keadilan yang sama.

Tak hanya itu, paguyuban juga meminta dilakukan pendataan ulang terhadap seluruh pedagang serta pembenahan administrasi dan legalitas sewa kios agar lebih tertib dan transparan.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Bawah Turen, Sutikno, menegaskan bahwa langkah ini murni demi kebaikan bersama dan kemajuan Pasar Turen

“Kami ingin Pasar Turen ini lebih baik dan nyaman bagi pembeli. Semua pedagang harus diberikan rasa keadilan dan hak yang sama, sehingga terhindar dari persaingan yang tidak sehat. Dengan begitu, kekompakan pedagang dapat terjalin demi Pasar Turen yang lebih oke,” tegas Sutikno.

Menurutnya, kondisi saat ini banyak pedagang yang berjualan di jalan hingga memicu kemacetan dan membuat kawasan pasar terlihat semrawut. Dampaknya, pengunjung enggan masuk ke dalam pasar karena akses terganggu.

Sementara itu, Kepala Pasar Turen, Saifudin, saat dikonfirmasi awak media menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti aspirasi tersebut.

“Kami akan segera menindaklanjuti terkait aspirasi ini. Kami mohon dukungan semua pihak agar Pasar Turen menjadi pasar yang nyaman dan aman. Insyaallah sebelum Puasa Ramadhan kami akan mengundang semua pihak agar permasalahan ini bisa diselesaikan dengan cepat dan baik,” ujarnya.

Langkah penyampaian aspirasi secara tertulis ini diharapkan menjadi titik awal pembenahan menyeluruh Pasar Turen, sehingga tercipta ketertiban, keadilan, serta kenyamanan bagi seluruh pedagang maupun masyarakat sebagai konsumen. (Ghufron/Red)

Pos terkait