​Pasca Banjir Bandang Babakan Madang, Polres Bogor Terjunkan Tim Medis dan Dirikan Dapur Umum Untuk Warga Terdampak

BOGOR – Merespon bencana banjir bandang yang menerjang wilayah Desa Cijayanti dan Desa Bojong Koneng pada Rabu (11/02), Polres Bogor bergerak cepat dengan menggelar Bakti Kesehatan dan penyaluran bantuan logistik bagi ratusan warga terdampak di Kampung Cerewed, Kecamatan Babakan Madang, Kamis (12/02/2026).

​Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasi Dokkes Polres Bogor, dr. Elynda V.E, MARS, menyatakan bahwa kehadiran tim medis di lokasi bencana bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan warga pasca terendam banjir setinggi 1,5 hingga 2,5 meter.
​”Hari ini tim Dokkes Polres Bogor telah melayani sebanyak 155 warga yang memeriksakan kesehatannya. Mayoritas warga mengeluhkan penyakit pasca banjir seperti ISPA, dermatitis atau penyakit kulit, hipertensi, hingga gangguan pencernaan (gastritis),” ujar dr. Elynda di lokasi Bakti Kesehatan, Kamis pagi.

​Respon Cepat Tanggap Darurat
Sebelumnya, curah hujan tinggi pada Rabu sore menyebabkan meluapnya Kali Cisarapati yang merendam puluhan rumah di Desa Cijayanti dan Bojong Koneng. Kapolsek Babakan Madang, AKP Trias Karso Yuliantoto, S.Tr.K., S.I.K., melaporkan bahwa selain merendam pemukiman, banjir juga menyebabkan sejumlah dinding rumah warga roboh dan lantai amblas.
​”Personel gabungan dari Polsek, Sat Samapta Polres Bogor, TNI, dan instansi terkait sudah berada di lokasi sejak semalam untuk melakukan evakuasi dan membantu warga membersihkan sisa-sisa lumpur,” terang AKP Trias.

​Dapur Umum dan Air Bersih
Selain layanan kesehatan, Polres Bogor bekerja sama dengan Kesatuan Brimob Cikeas juga mendirikan Dapur Umum dan fasilitas Water Treatment (pengolahan air bersih) di lokasi pengungsian.
​”Kami menyediakan sedikitnya 400 porsi makanan siap saji dari Dapur Umum setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga yang rumahnya masih dalam proses pembersihan. Fasilitas air bersih juga disiagakan untuk memenuhi kebutuhan sanitasi warga,” tambahnya.

​Hingga berita ini diturunkan, kondisi air telah surut sepenuhnya dan warga mulai kembali ke rumah masing-masing dengan pendampingan personel kepolisian untuk kerja bakti massal. Polres Bogor mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *