BOGOR – Guna mengoptimalkan pemantauan arus lalu lintas di kawasan wisata Puncak, Satlantas Polres Bogor kini mulai mengandalkan teknologi pesawat tanpa awak atau drone. Langkah ini diambil untuk menjangkau titik-titik yang sulit terpantau secara langsung oleh petugas di lapangan maupun melalui kamera CCTV statis.
Penggunaan drone ini dinilai efektif dalam memberikan gambaran visual secara real-time mengenai titik sumbatan kendaraan, sehingga petugas dapat dengan cepat menentukan langkah rekayasa lalu lintas yang tepat, seperti sistem satu arah (one way) atau pengalihan arus.
Kasat Lantas Polres Bogor, Iptu Afif Widhi Ananto, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pemanfaatan drone ini merupakan bagian dari upaya modernisasi sistem pengamanan jalur untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
“Penggunaan drone ini sangat membantu kami dalam memetakan panjang antrean kendaraan secara lebih akurat dan cepat. pantauan dari udara, kami bisa melihat sumber hambatan, apakah itu karena volume kendaraan, kendaraan yang mogok, atau adanya aktivitas masyarakat di titik tertentu,” ujar Iptu Afif.
Beliau juga menambahkan bahwa teknologi ini mempermudah koordinasi antar-personel di setiap pos pengamanan.
“Data visual dari drone ini langsung kami koordinasikan ke anggota di lapangan. Jadi, kami tidak perlu lagi menunggu laporan manual untuk mengetahui kondisi di ujung antrean. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam memperkuat pemantauan demi kelancaran arus lalu lintas di Jalur Puncak, terutama pada saat akhir pekan atau hari libur nasional,” pungkasnya.
Selain drone, Satlantas Polres Bogor juga tetap menyiagakan ratusan personel di sepanjang jalur mulai dari Simpang Gadog hingga Puncak Pass guna memastikan keamanan dan ketertiban para pengguna jalan.
Pantau Kepadatan Jalur Puncak, Satlantas Polres Bogor Terjunkan Drone Untuk Perkuat Pengawasan






