Polres Bogor Gelar Doa Bersama Lintas Agama Sambut Tahun Baru 2026

BOGOR – Polres Bogor menggelar kegiatan Doa Bersama Lintas Agama dalam rangka menyambut Tahun Baru 2026 sebagai wujud komitmen menjaga kerukunan, toleransi, serta stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Bogor.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 31 Desember 2025, pukul 16.10 WIB, bertempat di Aula Sanika Satyawada Polres Bogor, Jalan Tegar Beriman, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, dan dihadiri kurang lebih 80 peserta dari berbagai unsur.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakil Bupati Bogor H. Ade Ruhendi, S.E., Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara, S.H., Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., Wakapolres Bogor KOMPOL Rizka Fadhila, S.H., S.I.K., serta perwakilan Pengadilan Negeri Cibinong, Panitera Muda Pidana Bapak Anthomi Kusairi, S.H., M.H.
Turut hadir pula Sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bogor H. Asep Saepudin, S.Ag., M.M., Ketua Umum Parisadha Buddha Dharma Niciren Syosyu Indonesia (NSI) Bapak Suhadi Sendjaja, perwakilan PHDI Kabupaten Bogor Jro Mangku Gede I Nyoman H., Wakil Ketua Masakin Kabupaten Bogor Bapak Suparman, Wakil Ketua Umum PGTS Kabupaten Bogor Pdt. Ivan D., anggota Polres Bogor, serta awak media Kabupaten Bogor.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan yang disampaikan secara tertulis dan dibacakan dalam kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Kapolda Jawa Barat menyampaikan rasa syukur ke hadirat Allah SWT atas limpahan nikmat kesehatan dan kesempatan sehingga seluruh elemen dapat berkumpul dalam doa bersama lintas agama menjelang pergantian Tahun Baru 2026. Ia menekankan pentingnya refleksi diri atas perjalanan satu tahun yang telah dilalui serta memaknai setiap anugerah yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Kapolda Jabar juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, saling menghormati, dan memperkuat toleransi antarumat beragama sebagai fondasi dalam menjaga kondusivitas wilayah Jawa Barat. Momentum doa bersama ini diharapkan menjadi sarana mempererat persatuan dalam menghadapi tantangan di tahun 2026.
Selanjutnya, kegiatan diisi dengan pembacaan doa secara bergantian menurut agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu, yang berlangsung dengan khidmat dan penuh suasana kebersamaan, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., dalam arahannya menegaskan bahwa kegiatan doa bersama lintas agama ini merupakan simbol kuat persatuan dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Bogor. Ia menekankan bahwa Polri berkomitmen untuk terus menjaga keamanan serta merawat kebersamaan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Kapolres Bogor juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, khususnya menjelang dan selama pergantian Tahun Baru, dengan mengedepankan sikap saling menghargai serta menghindari kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Di kesempatan lain, Plt. Kasi Humas Polres Bogor IPDA Hamzah Sofyan mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan kamtibmas maupun tindak kriminalitas di lingkungan sekitar.
“Apabila masyarakat menemukan adanya tindakan kriminal, gangguan keamanan, maupun perekrutan tenaga kerja ilegal dengan iming-iming gaji besar namun tidak memiliki payung hukum yang jelas dan berpotensi masuk dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO), agar segera melaporkan melalui Call Center Polri 110 yang melayani 24 jam atau melalui nomor pengaduan Polres Bogor di 0812-1280-5587,” tegas IPDA Hamzah Sofyan.
Kegiatan doa bersama lintas agama ini berakhir pada pukul 17.10 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, mencerminkan sinergi yang solid antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga persatuan serta keamanan wilayah Kabupaten Bogor.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *