ketua Persima Didin Rolani Mendukung Penuh Kepada PSSI Majalengka Menggelar Majalengka Premier League kelompok usia U-10 hingga U-12

Majalengka – Turnamen pembinaan sepak bola usia dini yang di Gelar oleh PSSI Majalengka yang diikuti oleh 55 Sekolah Sepak Bola (SSB) dari wilayah Timur 30 dan dari wilayah Selatan 25. Majalengka Premier League (MPL) kelompok usia U-10 hingga U-12 .yang digelar di Stadion Warung Jambu, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat , “Senin (05/01/2026).

Ketua PSSI Majalengka, Asep Mulyana Muslim, menegaskan bahwa MPL kelompok usia dini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan bagian dari program pembinaan berjenjang yang terus diperkuat.

Bacaan Lainnya

“Majalengka Premier League U-10 sampai U-12 ini bukan hanya turnamen, tapi wadah pembinaan jangka panjang. Kami ingin mencetak bibit-bibit pesepak bola unggul sejak usia dini, baik dari sisi teknik, mental, maupun sportivitas,”ucapnya

Asep Mulyana Muslim mengatakan partisipasi 55 SSB menjadi indikator tingginya antusiasme masyarakat terhadap pembinaan sepak bola usia dini di Majalengka. Menurutnya, kompetisi rutin seperti MPL sangat penting untuk memantau perkembangan pemain muda secara berkelanjutan.

“Dari kompetisi seperti inilah nantinya akan lahir pemain-pemain yang mampu membawa nama Majalengka di tingkat provinsi bahkan nasional. Yang paling penting, anak-anak menikmati prosesnya dan terus berkembang,” ujar Asep Mulyana Muslim

Asep Mulyana Muslim menyampaikan Kebetulan Alhamdulillah di tengah-tengah kita hadir suatu kehormatan dan kebanggaan buat PSSI Majalengka dan warga Majalengka Bang Jaya Lani Saputra sebagai Sekertaris PSSI provinsi Jawa Barat,saya juga di Dampingi sama Dewan dan juga sebagai Ketua Persima Majalengka kebetulan mantan pemain sepak bola,Ayuki Gunawan sebagai sekjen PSSI Majalengka.Saya ucapkan terimakasih kepada Dispora kabupaten Majalengka dan jajarannya yang telah mensupport kegiatan ini dengan memberikan pinjaman fasilitas stadion ini.

“Dengan menggelar seperti Ini membuat gairah anak-anak itu di seluruh pelosok Majalengka pembinaan SSB-nya,saya dengan teman-teman mengurus sepak bola di Majalengka ingin ada manfaatnya kalau sudah manfaat mudah-mudahan jadi berkah.”pungkasnya

Sekertaris PSSI provinsi Jawa Barat,Bang Jaya Lani Saputra mengapresiasi cuman di Majalengka yang ada kegiatan MPL jadi saya sangat tertarik salah satu konsep dari PSSI Majalengka, kabupaten atau kota yang ada di Jawa Barat mudah-mudahan bisa membuat seperti ini dan kita akan membuat di tingkat provinsi Jawa Barat.

“Kenapa kegiatan serupa akan digelar di tingkat provinsi karena cikalbakal pemain itu sebenarnya awal dari kegiatan usia dini, usia remaja,dan usia remaja mudah-mudahan jadi masukan buat kami PSSI Jabar.”ucapnya

Jaya Lani Saputra menegaskan potensi dan kemampuan dari atlet sepakbola Majalengka ini cukup punya potensi,salah satunya ada beberapa pemain yang sempet maen di luar Majalengka jebolan dari Persima Majalengka.

“Tinggal bagaimana kita membinanya kedepannya menjadikan pemain yang benar-benar menjadi pemain profesional dan mengarahkan pemain muda ke jalur profesional.”pungkas Bang Jai

Sementara itu, Ketua Umum Persima Majalengka dan juga sebagai Anggota DPRD Majalengka Didin Rolani memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Majalengka Premier League (MPL), khususnya pada final U-10 dan U-12. yang juga merupakan bagian dari jajaran PSSI Majalengka, turut hadir dan mendukung penuh kegiatan MPL ini sebagai bagian dari pembinaan usia dini sepak bola di Majalengka.

Kegiatan seperti MPL dianggap penting untuk memperkuat fondasi sepak bola lokal dan mencari bibit-bibit pemain potensial untuk Persima di masa depan.

“menjalankan program pembinaan olahraga sepak bola dengan semangat kolaborasi dan profesionalisme, serta terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah demi kemajuan olahraga untuk mewujudkan Majalengka Langkung SAE. “Ucapnya

Harapan kedepannya PSSI Majalengka memastikan akan terus menggulirkan kompetisi serupa bagi kelompok usia muda. Langkah ini dinilai sebagai upaya strategis membangun fondasi sepak bola daerah yang kuat, berkelanjutan, dan berorientasi pada pembinaan jangka panjang.***()

Pos terkait