Polres Bogor Dukung Ketahanan Pangan Nasional Melalui Panen Jagung Hibrida di Kecamatan Citeureup

Bogor – Sebagai bentuk dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional, Polres Bogor Polda Jabar melalui Polsek Citeureup bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Citeureup mengikuti kegiatan panen jagung hibrida yang dilaksanakan secara serentak di sejumlah desa di wilayah Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Kegiatan panen tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara Polri, TNI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kelompok tani, serta masyarakat dalam mengoptimalkan sektor pertanian sebagai salah satu penopang ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Panen jagung hibrida dilaksanakan di lahan pertanian seluas kurang lebih tujuh hektare yang tersebar di empat desa, yakni Desa Tajur, Desa Hambalang, Desa Gunung Sari, dan Desa Tarikolot. Pemanfaatan lahan produktif tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan hasil pertanian sekaligus mendukung program swasembada pangan yang menjadi prioritas pemerintah.

Kapolsek Citeureup Kompol Eddy Santosa, S.Pd., M.H., mengatakan bahwa keberhasilan panen jagung hibrida merupakan hasil kolaborasi yang solid antara pemerintah, aparat keamanan, penyuluh pertanian, kelompok tani, dan masyarakat.

“Program ini bukan hanya menghasilkan komoditas pertanian, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani. Sinergi seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan dalam mengoptimalkan potensi lahan pertanian di wilayah Citeureup,” ujarnya.

Menurutnya, pemanfaatan lahan yang sebelumnya kurang produktif menjadi lahan pertanian jagung hibrida membuktikan bahwa kerja sama yang baik mampu memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus menjaga ketersediaan pangan di daerah.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan panen berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan. Selain menjadi momentum panen raya, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat hubungan antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam mendukung berbagai program strategis nasional di bidang pertanian.

Bripka Guntur Pramono menuturkan bahwa panen jagung hibrida merupakan implementasi nyata program ketahanan pangan yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Hasil panen diharapkan dapat meningkatkan pendapatan kelompok tani sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Citeureup.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Tajur Aiptu Gatot menyampaikan bahwa program budidaya jagung hibrida telah memberikan dampak positif bagi masyarakat. Selain mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian, program tersebut juga mendorong meningkatnya produktivitas sektor pertanian dan membuka peluang ekonomi bagi para petani.

Di tempat terpisah, Kasi Humas Polres Bogor AKP Budi Santoso, S.H., menyampaikan bahwa Polres Bogor terus berkomitmen mendukung berbagai program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui pendampingan terhadap program ketahanan pangan di wilayah hukum Polres Bogor.

“Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung program-program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Melalui sinergi bersama pemerintah daerah, TNI, dan kelompok tani, kami berharap program ketahanan pangan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Keberhasilan panen jagung hibrida di empat desa tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi yang solid antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat mampu menghasilkan manfaat nyata bagi pembangunan daerah. Polres Bogor Polda Jabar akan terus mendukung berbagai upaya pemberdayaan masyarakat melalui sektor pertanian sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *