Gara-gara Sampah Ditinggal Sejak Sore, Kebun Mangga di Majalengka Membara: 5 Kambing Ludes Terbakar!

Majalengka – Aksi membakar sampah sembarangan kembali memicu petaka. Sebuah kebun mangga dan pisang seluas area pemukiman warga di Blok Babakan Ciendeu, Desa Sidamukti, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, ludes dilalap si jago merah pada Minggu (25/8/2026) dini hari.

Tak hanya merusak perkebunan, kobaran api yang membesar akibat terpaan angin kencang ini juga memanggang 5 ekor kambing milik warga setempat hingga tewas.

Danramil 1701/Majalengka, Kapten Arh Winarno, mengungkapkan insidentil tersebut berawal dari kelalaian warga yang membakar sampah pada Sabtu sore pukul 18.30 WIB. Sampah tersebut diduga ditinggalkan begitu saja dalam kondisi api yang belum benar-benar padam.

“Penyebab kebakaran berasal dari pembakaran sampah warga. Api kemudian merembet hingga ke area perkebunan dan mendekati bagian belakang rumah penduduk karena tertiup angin kencang,” ujar Kapten Arh Winarno dalam keterangannya.

Memasuki pukul 01.00 WIB dini hari, kobaran api makin tak terkendali hingga membuat panik warga sekitar. Menyadari bahaya yang mengancam pemukiman, warga langsung melapor ke aparat setempat pada pukul 01.30 WIB.

Sinergi tanggap darurat pun dengan cepat diterjunkan ke lokasi. Tim gabungan yang terdiri dari anggota Koramil 1701/Majalengka, unit Damkar Kodim 0617/Majalengka, personel Batalyon 321/GT, serta warga sekitar bahu-membahu menundukkan si jago merah.

Setelah berjuang selama kurang lebih satu setengah jam di tengah kegelapan malam, amukan api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya.

“Pukul 03.00 WIB api berhasil dipadamkan total. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil mencakup lahan kebun mangga, pisang, serta lima ekor ternak kambing milik warga yang ikut terbakar,” jelas Winarno.

Atas kejadian ini, pihak TNI dan aparat setempat mengimbau keras masyarakat agar tidak lagi membakar sampah sembarangan, terlebih menjelang malam hari dan meninggalkannya tanpa pengawasan di area yang rawan terbakar. (Pendim_0617)

Pos terkait